Artikel & Insight Moobi Hotel

Knowledge Hub Moobi Hotel

Tips, strategi, dan insight seputar hotel management, teknologi, dan industri perhotelan Indonesia

Menampilkan 9 dari 717 artikel

Coaching Staff Hotel: Cara Meningkatkan Performance, Kompetensi, dan Loyalitas Karyawan

Coaching Staff Hotel: Cara Meningkatkan Performance, Kompetensi, dan Loyalitas Karyawan

Dalam operasional hotel, masalah performance sering diselesaikan dengan cara paling cepat: Tegur → Selesai. Tetapi jika masalah yang sama muncul kembali: Teguran tidak menyelesaikan root cause. Di sinilah coaching menjadi penting. Coaching bukan sekadar memberi tahu staff: “Kamu salah.” Coaching bertujuan membantu employee memahami: Apa yang terjadi? Mengapa terjadi? Apa standard yang seharusnya? Apa yang harus berubah? Bagaimana memastikan perubahan tersebut konsisten? Dengan kata lain: Correction = memperbaiki masalah saat ini. Sedangkan: Coaching = meningkatkan kemampuan agar masalah tidak terus berulang.

Baca
Leadership untuk General Manager Hotel: Memimpin Hotel sebagai Sebuah Bisnis

Leadership untuk General Manager Hotel: Memimpin Hotel sebagai Sebuah Bisnis

General Manager sering menjadi posisi yang paling terlihat dalam struktur operasional hotel. Namun secara bisnis, GM bukan sekadar: “Manager tertinggi.” GM adalah: Business Leader + Operational Integrator + People Leader + Owner Representative Ia harus mampu menerjemahkan: Owner Expectation menjadi: Business Strategy kemudian: Operational Execution dan akhirnya: Financial & Guest Outcome. Karena itu, leadership seorang GM tidak dapat diukur hanya dari seberapa lancar operasional hotel berjalan. Pertanyaan yang lebih penting: Apakah hotel menjadi lebih profitable, lebih kompetitif, lebih terorganisasi, dan lebih siap menghadapi masa depan?

Baca
Cara Menjadi Manager Hotel yang Efektif: Mengelola People, Performance, dan Profit

Cara Menjadi Manager Hotel yang Efektif: Mengelola People, Performance, dan Profit

Menjadi manager hotel bukan sekadar promosi dari supervisor. Perubahan sebenarnya adalah: Supervisor → Team Output sedangkan: Manager → Business Outcome Supervisor memastikan pekerjaan dilakukan. Manager harus memastikan pekerjaan tersebut menghasilkan: Service + Efficiency + Revenue + Profit + Sustainable Team Karena itu manager hotel harus mampu melihat hotel bukan sebagai kumpulan department, tetapi sebagai: Satu Business System.

Baca
Cara Menjadi Supervisor Hotel yang Baik: Dari Senior Staff Menjadi Operational Leader

Cara Menjadi Supervisor Hotel yang Baik: Dari Senior Staff Menjadi Operational Leader

Promosi menjadi supervisor hotel sering dianggap sebagai kenaikan jabatan biasa. Padahal secara operasional, perubahan terbesarnya bukan: Gaji ↑ melainkan: Responsibility ↑ Seorang staff bertanggung jawab terutama terhadap: Own Task Sedangkan supervisor bertanggung jawab terhadap: Team Output Itulah mengapa employee yang sangat baik secara teknis belum tentu langsung menjadi supervisor yang baik. Supervisor harus mampu berpindah dari: “Saya mengerjakan pekerjaan dengan baik.” menjadi: “Saya membuat tim mampu bekerja dengan baik.”

Baca
Hotel yang Lambat Beradaptasi Akan Kehilangan Pasar

Hotel yang Lambat Beradaptasi Akan Kehilangan Pasar

Dalam industri hospitality, perubahan bukan lagi terjadi setiap beberapa tahun. Perubahan berlangsung hampir setiap hari. Perilaku tamu berubah. Teknologi terus berkembang. Saluran distribusi bergeser. Cara pelanggan mencari informasi, melakukan reservasi, hingga memberikan ulasan juga mengalami transformasi yang sangat cepat.

Baca