Membangun Budaya Kepemimpinan Hotel: Dari Ketergantungan pada Manager ke Leadership System
Hotel dapat memiliki GM yang sangat kuat. Namun jika setiap keputusan harus menunggu GM, masalah kecil selalu naik ke Manager, dan supervisor takut mengambil keputusan tanpa instruksi, maka hotel sebenarnya belum memiliki: Leadership Culture. Hotel hanya memiliki: Leadership Dependency. Perbedaannya penting. Leadership dependency berarti organisasi berjalan karena beberapa individu tertentu. Leadership culture berarti: Leadership behavior menjadi bagian dari sistem kerja organisasi. Dalam kondisi tersebut, supervisor tahu kapan harus mengambil keputusan. Manager mampu mengembangkan bawahannya. Department Head tidak hanya mengejar target department. Dan GM tidak perlu menjadi pusat dari seluruh keputusan. Tujuan akhirnya bukan: “Memiliki banyak manager.” Tetapi: “Memiliki banyak pemimpin yang mampu menghasilkan keputusan, accountability, dan performance secara konsisten.”