Biaya Cloud untuk Hotel
biaya cloud juga bisa membengkak jika tidak dikelola. Model bayar sesuai penggunaan berarti biaya naik seiring ....
Tips, strategi, dan insight seputar hotel management, teknologi, dan industri perhotelan Indonesia
Menampilkan 9 dari 697 artikel
biaya cloud juga bisa membengkak jika tidak dikelola. Model bayar sesuai penggunaan berarti biaya naik seiring ....
Food waste hotel sering dianggap sebagai konsekuensi biasa dari operasional buffet dan restoran, padahal setiap makanan yang terbuang membawa cost yang sudah dikeluarkan hotel. Waste dapat berasal dari overproduction, spoilage, inventory yang tidak berputar, preparation, hingga plate waste. Dengan mengukur jenis, penyebab, dan nilai ekonominya, management dapat menggunakan food waste sebagai data operasional untuk memperbaiki forecasting, purchasing, production, dan profitability F&B.
Inventory management yang matang bukan tentang memiliki gudang paling penuh atau melakukan stock opname paling cepat. Ukurannya adalah kemampuan hotel mempertahankan availability yang dibutuhkan operation dengan jumlah working capital dan waste yang rasional.
Ketergantungan OTA dapat meningkatkan biaya distribusi dan membatasi kontrol hotel terhadap customer relationship. Pelajari strategi mengurangi ketergantungan OTA melalui direct booking, booking engine, SEO, CRM, loyalty program, corporate account, dan channel mix yang lebih sehat.
Hotel sering kali tidak menyadari bahwa mereka bertanggung jawab untuk mengonfigurasi keamanan di sisi mereka. Firewall bawaan cloud harus ....
Booking engine merupakan salah satu infrastruktur penting dalam strategi digital hotel. Dengan booking engine, hotel dapat meningkatkan direct booking, mengurangi distribution cost, mengelola customer data, membangun loyalty, dan mengoptimalkan revenue tanpa sepenuhnya bergantung pada OTA.
Benchmarking memberikan konteks terhadap angka internal dengan membandingkannya dengan performa competitive set. Hotel tidak hanya melihat berapa banyak revenue yang diperoleh, tetapi juga menilai apakah revenue tersebut sudah mencerminkan potensi pasar yang tersedia.
Cost control F&B hotel bukan sekadar mencari harga bahan baku yang lebih murah. Kebocoran margin dapat muncul dari portioning, waste, receiving, inventory variance, complimentary, hingga manpower yang tidak mengikuti demand. Karena itu, management perlu melihat seluruh perjalanan bahan baku dari purchasing sampai menjadi menu yang terjual, lalu membandingkan theoretical cost dengan actual cost. Dari sana, titik kebocoran dapat ditemukan sebelum berubah menjadi masalah profitabilitas yang lebih besar.
Breakfast berlangsung hanya beberapa jam setiap pagi, tetapi keputusan yang dibuat di balik operasional tersebut menyentuh hampir seluruh rantai nilai hotel.