Cara Menangani Tamu Marah di Hotel: Mengubah Komplain Menjadi Peluang Memulihkan Kepercayaan
Tamu mungkin tidak selalu mengingat bagaimana masalahnya dimulai, tetapi mereka akan mengingat bagaimana hotel memperlakukan mereka ketika sedang kecewa.
Tips, strategi, dan insight seputar hotel management, teknologi, dan industri perhotelan Indonesia
Menampilkan 9 dari 697 artikel
Tamu mungkin tidak selalu mengingat bagaimana masalahnya dimulai, tetapi mereka akan mengingat bagaimana hotel memperlakukan mereka ketika sedang kecewa.
Service recovery bukan cara untuk membuat hotel bebas dari kesalahan. Service recovery adalah kemampuan hotel mengendalikan dampak ketika ekspektasi tamu tidak terpenuhi, sekaligus menggunakan kejadian tersebut untuk memperbaiki sistem.
Hotel group di Indonesia sering tumbuh secara organik. Satu properti sukses, lalu pemilik membangun atau mengakuisisi properti kedua, ketiga, dan seterusnya. Setiap properti dibangun dengan sistem yang ....
Review positif bukan hasil dari permintaan rating yang agresif. Review merupakan akumulasi dari pengalaman tamu yang konsisten, mulai dari reservasi hingga proses check-out dan service recovery.
Channel Manager menjadi salah satu teknologi penting dalam pengelolaan distribusi hotel modern karena membantu menghubungkan berbagai channel penjualan seperti OTA, website resmi, dan sistem reservasi secara otomatis. Namun, banyak hotel belum memanfaatkan Channel Manager secara maksimal sehingga masih mengalami masalah seperti overbooking, kesalahan update harga, inventory tidak akurat, dan kehilangan peluang revenue. Artikel ini membahas cara mengoptimalkan Channel Manager agar operasional distribusi lebih efisien, strategi harga lebih fleksibel, dan performa penjualan hotel semakin optimal.
CRM memungkinkan hotel membangun loyalitas berbasis pengakuan karena CRM menyimpan data ....
OTA menjadi salah satu channel penjualan utama bagi industri hotel karena mampu membantu properti menjangkau pasar yang lebih luas dan mendapatkan reservasi secara digital. Namun, banyak hotel masih melakukan kesalahan dalam mengelola OTA sehingga performa penjualan tidak maksimal. Mulai dari listing yang tidak optimal, strategi harga yang kurang tepat, mengabaikan review pelanggan, hingga terlalu bergantung pada diskon dapat menghambat pertumbuhan revenue hotel. Memahami kesalahan umum dalam pengelolaan OTA membantu hotel meningkatkan visibility, conversion rate, dan profitabilitas.
Dari sisi tamu, mereka tidak menginap di Front Office, Housekeeping, atau F&B. Mereka menginap di satu hotel. Dan yang mereka nilai adalah satu pengalaman secara keseluruhan.
OTA dan direct booking menjadi dua strategi distribusi utama yang digunakan hotel untuk mendapatkan reservasi dan meningkatkan revenue. OTA memberikan peluang besar dalam memperluas jangkauan pasar dan mendapatkan pelanggan baru, sementara direct booking membantu hotel membangun hubungan langsung dengan tamu serta meningkatkan profitabilitas melalui pengurangan biaya komisi. Memahami kelebihan, kekurangan, dan strategi penggunaan keduanya menjadi kunci bagi hotel untuk menciptakan keseimbangan distribusi yang optimal.