Ketika Review Online Menentukan Nilai Bisnis Hotel
Ada masa ketika reputasi sebuah hotel dibangun melalui promosi, hubungan dengan agen perjalanan, atau rekomendasi dari mulut ke mulut. Saat ini, pola tersebut telah berubah.
Tips, strategi, dan insight seputar hotel management, teknologi, dan industri perhotelan Indonesia
Menampilkan 9 dari 697 artikel
Ada masa ketika reputasi sebuah hotel dibangun melalui promosi, hubungan dengan agen perjalanan, atau rekomendasi dari mulut ke mulut. Saat ini, pola tersebut telah berubah.
Instagram telah berkembang menjadi etalase digital pertama bagi banyak calon tamu sebelum mereka membuka OTA atau website hotel. Artikel ini membahas bagaimana hotel dapat memanfaatkan Instagram untuk membangun citra premium, meningkatkan engagement yang berkualitas, dan menghasilkan dampak nyata terhadap revenue.
Overbooking terjadi ketika jumlah pemesanan yang diterima melebihi ketersediaan kamar riil. Dalam distribusi hotel yang melibatkan banyak OTA, wholesaler, GDS, dan kanal langsung, akar masalahnya hampir tidak pernah terletak pada kelalaian individu. Penyebab sistemiknya adalah ....
Waiting list hotel bukan sekadar daftar tunggu, tetapi instrumen revenue management yang dapat mengubah pembatalan reservasi menjadi peluang pendapatan apabila dikelola dengan proses yang tepat.
Long stay guest adalah tamu yang menginap dalam jangka waktu lebih lama dibandingkan tamu reguler, mulai dari beberapa minggu hingga beberapa bulan.
Selama bertahun-tahun, istilah Smart Hotel identik dengan gambaran hotel masa depan. Kamar yang dapat dikendalikan melalui ponsel. Check-in tanpa antrean. Asisten virtual di dalam kamar. Lampu dan pendingin ruangan yang bekerja secara otomatis.
Disiplin karyawan merupakan bagian penting dari operational governance hotel. Hotel beroperasi dengan sistem yang saling terhubung: Front Office β Housekeeping β F&B β Engineering β Finance β HR Satu pelanggaran dapat berdampak pada department lain. Contohnya: Late Arrival β Staff kurang β Workload shift meningkat β Service response melambat β Guest Experience menurun Karena itu disiplin tidak seharusnya hanya dilihat sebagai: βBagaimana memberikan hukuman kepada karyawan?β Melainkan: βBagaimana memastikan standard kerja dijalankan secara konsisten dan pelanggaran ditangani secara fair?β Framework SOP yang sehat: Rule β Monitor β Identify β Verify β Correct β Document β Monitor Again
Dalam operasional hotel, tidak semua pelanggaran dapat diperlakukan dengan tingkat respons yang sama. Terlambat masuk kerja satu kali berbeda secara fundamental dengan: pencurian; fraud; kekerasan; penggelapan; penyalahgunaan data; tindakan yang membahayakan keselamatan; pembocoran informasi rahasia perusahaan. Karena itu, HR membutuhkan disciplinary framework yang mampu membedakan antara: Minor Violation β Moderate Violation β Serious Misconduct Namun label βpelanggaran beratβ tidak boleh diberikan hanya berdasarkan asumsi atau emosi manager. Framework yang lebih aman: Incident β Evidence β Investigation β Employee Explanation β Finding β Disciplinary Decision
Hotel menjual sesuatu yang tidak bisa disimpan di gudang: trust. Guest memberikan akses kepada hotel terhadap kamar, barang pribadi, informasi identitas, kebutuhan perjalanan, bahkan transaksi finansial. Pada saat yang sama, owner memberikan tanggung jawab kepada management untuk menjaga aset, revenue, reputasi, dan standar layanan. Karena itu, etika kerja di hotel bukan sekadar: βStaff harus bersikap sopan.β Etika adalah bagian dari operational control. Staff yang menyalahgunakan informasi guest dapat menciptakan data risk. Staff yang memanipulasi transaksi dapat menciptakan financial loss. Staff yang kasar kepada guest dapat memicu complaint dan reputational damage. Dengan kata lain: Employee Behavior β Guest Trust β Operational Performance β Financial Impact